Sabtu, 30 Mei 2009

belajar bikin web yukk,,, (part I .. web statis)

belajar web itu mudah kok

hai hai teman-teman semua,,, bagi yang ingin belajar tentang web .. nih aku ada sedikit pangetahuan yang aku tahu tentang web,,,
untuk permulaan, kita belajar web statis dulu yahhh..


,,, namun sebelum memulai,, di bawah ini adalah perbedaan antara web statis dan dinamis:


web satis



Website statis adalah website yang kontennya statis / tidak berubah-rubah. Website statis ini persis seperti brosur. Bedanya, brosur di cetak dan disebarkan, sedangkan website statis di host dan diakses melalui internet.

Sekali website statis di online kan di internet, umumnya jarang sekali website tersebut merubah kontennya. Seringkali website statis ini disusun dari html polos yang antar halamannya dihubungkan dengan hyperlink di tanpa pemrograman disisi server karena tujuannya adalah ’sebatas’ menampilkan informasi di internet.

Aplikasi dari website statis sering kali kita temukan di website company profile, personal profile, website penawaran produk, dan semua website yang bertujuan melakukan komunikasi satu arah dari pemilik website ke pengunjung tanpa diperlukan interaksi.



Website Dinamis - Dynamic Site



Website dinamis adalah website yang kontennya berubah - rubah. Aplikasi dari website dinamis ini sering kali kita temukan di internet dewasa ini: Portal berita, blog, situs social networking, dll.

Website dinamis selalu memiliki program yang bekerja di sisi server karena dalam rentang waktu tertentu konten dari website tersebut berubah. Jadi, salah satu ciri dari website dinamis adalah adanya program yang berjalan disisi server untuk memanage perubahan data yang ditampilkan oleh website dinamis tersebut.

yukk kita mulai latihan nya ,,,,(((horeee,,,)))

HTML




HTML (HyperText Mark up Language) merupakan suatu metoda untuk mengimplementasikan konsep hypertext dalam suatu naskah atau dokumen. HTML sendiri bukan tergolong pada suatu bahasa pemrograman karena sifatnya yang hanya memberikan tanda (marking up) pada suatu naskah teks dan bukan sebagai program.

Struktur Dasar Web Page


Apa yang dapat dilakukan dengan HTML ?




format teks :




ini koding yang harus di coba :
<h1> heading 1 </h1>
<h2> heading 2 </h2>
<h3> heading 3 </h3>
<h4> heading 4 </h4>
<h5> heading 5 </h5>
<h6> heading 6 </h6>
hasilnya seperti yang ada di gambar atas

  • Format teks
  • :


    Tag awal Tag Akhir


    Bold <B> </B>


    Italic <I> </I>


    Underline <U> </U>


    Monospace <TT> </TT>




    latihan membuat teks dasar (ketik yahh)


    <HTML>>
    <HEAD>
    <TITLE> Basic Text Formatting Styles</TITLE>
    </HEAD>
    <BODY>
    <U> latihan pertamaku</U>
    <P>
    hoohoohoo betapa senangnya hatiku,,,
    <TT> tahap pertama ku lalui</TT>
    <I> TAHAP SELAJUTNYA SIAPPPPPPPP </I>
    </BODY>
    </HTML>

    membuat link ke dokumen lain atau pada bagian dokumen yang sama


    <A NAME="Nama link yang kan di tuju"> nama link yang dituju </A>



    Penyisipan Citra atau Gambar



    <IMG SRC="URL" ALT="deskripsi teks" ALIGN="Arah">



    Contoh penggunaan tag <IMG>:
    <HTML>
    <HEAD>
    <TITLE> Aligning Text and Images </TITLE>
    </HEAD>
    <BODY>
    <IMG SRC="constru1.gif" ALIGN=TOP>This text appears at the top of the image.
    <P>
    <IMG SRC="constru1.gif" ALIGN=MIDDLE>This text appears in the middle of the image.
    <P>
    <IMG SRC="constru1.gif" ALIGN=BOTTOM>This text appears at the bottom of the image.
    </BODY>
    </HTML>





    TABEL


    Tabel merupakan cara untuk menampilkan informasi dalam bentuk sel yang terdiri dari kolom dan baris . untuk menampilkannya digunakan tag <TABLE>….</TABLE>, untuk mengisi baris(table row) digunakan tag <TR>…</TR> yang didalamnya terdapat tag <TD>…</TD> untuk menampilkan data pada setiap sel.

    Latihan 7 : TABEL
    <HTML> <HEAD><TITLE>LATIHAN 7 </TITLE></HEAD>
    <BODY>
    <TABLE BORDER=3>
    <TR>
    <TD> baris 1, kolom 1</TD>
    <TD> baris 1, kolom 2</TD>
    <TD> baris 1, kolom 3</TD>
    </TR>
    <TR>
    <TD> baris 2, kolom 1</TD>
    <TD> baris 2, kolom 2</TD>
    <TD> baris 2 ,kolom 3</TD>
    </TR>
    </TABLE>
    </BODY>
    </HTML>



    FRAME


    Frame HTML dapat digunakan untuk membuat tampilan halaman HTML yang terbagi-bagi menjadi beberapa bagian dimana setiap bagiannya merupakan satu halaman HTML yang terpisah. Ini dilakukan untuk membuat tampilan halaman HTML yang salah satu atau beberapa bagian berganti-ganti isinya sedang bagian lain tetap sehingga dapat menghemat bandwith internet.

    Latihan FRAME
    <HTML>
    <HEAD>
    <TITLE> LATIHAN 8 </TITLE>
    </HEAD>
    <FRAMESET ROWS=20%,*>
    <FRAME NAME=header SRC="header.html">

    <FRAMESET COLS=30%,*>
    <FRAME NAME=kiri SRC="kiri.html">
    <FRAME NAME=kanan SRC="kanan.html">
    </FRAMESET>

    </FRAMESET>

    <BODY>
    </BODY>
    </HTML>


    Hasil Tampilan :






    (to be continued.. heehee)
    Read More..

    Minggu, 24 Mei 2009

    expert system

    saat ini, saya sedang mengerjakan tugas penulisan ilmiah,,tema yang saya angkat dalam PI saya yaitu tentang aplikasi sistem pakar atau expert system...

    sebelum memulai mengerjakan aplikasi ini, saya mencari tahu apa itu sebenarnya expert system,, dan apa bedanya antara expert system dan sistem penunjang keputusan..berikut ini sepenggal penjelasan yang saya temukan dari beberapa sumber ,,( heehee,,sotoy mode : ON)


    DEFINISI SISTEM PAKAR (EXPERT SYSTEM):

    * Secara umum, sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar.


    Dengan sistem pakar ini, orang awam pun dapat menyelesaikan masalahnya atau hanya sekedar mencari suatu informasi berkualitas yang sebenarnya hanya dapat diperoleh dengan bantuan para ahli di bidangnya.



    ---- PAKAR/AHLI (EXPERT) ? -----

    * Seorang pakar/ahli (human expert) :

    seorang individu yang memiliki kemampuan pemahaman yang superior dari suatu masalah. Misalnya: seorang dokter, penasehat keuangan, pakar mesin mobil, dll.


    * Kemampuan kepakaran:
    * Dapat mengenali (recognizing) dan merumuskan masalah
    * Menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat
    * Menjelaskan solusi,Belajar dari pengalaman
    * Restrukturisasi pengetahuan
    * Menentukan relevansi/hubungan
    * Memahami batas kemampuan


    -------KEPAKARAN/KEAHLIAN (EXPERTISE) ? -------

    * Pemahaman yang luas dari tugas atau pengetahuan spesifik yang diperoleh dari pelatihan, membaca dan pengalaman.
    * Jenis-jenis pengetahuan yang dimiliki dalam kepakaran:
    * Teori-teori dari permasalahan
    * dan prosedur yang mengacu pada area permasalahan
    * Aturan (heuristik) yang harus dikerj akan pada situasi yang terjadi
    * Strategi global untuk menyelesaikan berbagai jenis masalah
    * Meta-knowledge (pengetahuan tentang pengetahuan)
    * Fakta-fakta


    beberapa Ciri-Ciri Sistem Pakar

    Sistem pakar yang baik harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :

    • Memiliki informasi yang handal.

    • Mudah dimodifikasi.

    • Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer.

    • Memiliki kemampuan untuk belajar beradaptasi.


    Keuntungan Sistem Pakar

    Secara umum, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain :

    1. Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.

    2. Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.

    3. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.

    4. Meningkatkan output dan produktivitas.

    5. Meningkatkan kualitas.

    6. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).

    7. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.

    8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.

    9. Memiliki reabilitas.

    10. Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.

    11. Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian.

    12. Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.

    13. Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.

    14. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan

    .

    Kelemahan Sistem Pakar

    Selain memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :

    1. Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal.

    2. Sulit dikembangkan. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya.

    3. Sistem Pakar tidak 100% bernilai benar.

    Alasan Pengembangan Sistem Pakar

    Sistem pakar sendiri dikembangkan lebih lanjut dengan alasan :

    • Dapat menyediakan kepakaran setiap waktu dan di berbagai lokasi.

    • Secara otomatis mengerjakan tugas-tugas rutin yang membutuhkan seorang pakar.

    • Seorang pakar akan pensiun atau pergi.

    • Seorang pakar adalah mahal.

    • Kepakaran dibutuhkan juga pada lingkungan yang tidak bersahabat.


    Modul Penyusun Sistem Pakar



    Menurut Staugaard (1987) suatu sistem pakar disusun oleh tiga modul utama yaitu :

    1. Modul Penerimaan Pengetahuan (Knowledge Acquisition Mode) Sistem berada pada modul ini, pada saat ia menerima pengetahuan dari pakar. Proses mengumpulkan pengetahuan-pengetahuan yang akan digunakan untuk pengembangan sistem, dilakukan dengan bantuan knowledge engineer. Peran knowledge engineer adalah sebagai penghubung antara suatu sistem pakar dengan pakarnya.

    2. Modul Konsultasi (Consultation Mode)

    Pada saat sistem berada pada posisi memberikan jawaban atas permasalahan yang diajukan oleh user, sistem pakar berada dalam modul konsultasi. Pada modul ini, user berinteraksi dengan sistem dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh sistem.

    3. Modul Penjelasan (Explanation Mode)

    Modul ini menjelaskan proses pengambilan keputusan oleh system (bagaimana suatu keputusan dapat diperoleh).

    Struktur Sistem Pakar



    Komponen utama pada struktur sistem pakar menurut Hu et al (1987) meliputi:

    1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base)

    Basis pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa representasi pengetahuan dari pakar. Basis pengetahuan tersusun atas fakta dan kaidah. Fakta adalah informasi tentang objek, peristiwa, atau situasi. Kaidah adalah cara untuk membangkitkan suatu fakta baru dari fakta yang sudah diketahui.

    2. Mesin Inferensi (Inference Engine)

    Mesin inferensi berperan sebagai otak dari sistem pakar. Mesin inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi, berdasarkan pada basis pengetahuan yang tersedia. Di dalam mesin inferensi terjadi proses untuk memanipulasi dan mengarahkan kaidah, model, dan fakta yang disimpan dalam basis pengetahuan dalam rangka mencapai solusi atau kesimpulan. Dalam prosesnya, mesin inferensi menggunakan strategi penalaran dan strategi pengendalian. Strategi penalaran terdiri dari strategi penalaran pasti (Exact Reasoning) dan strategi penalaran tak pasti (Inexact Reasoning). Exact reasoning akan dilakukan jika semua data yang dibutuhkan untuk menarik suatu kesimpulan tersedia, sedangkan inexact reasoning dilakukan pada keadaan sebaliknya.Strategi pengendalian berfungsi sebagai panduan arah dalam melakukan prose penalaran. Terdapat tiga tehnik pengendalian yang sering digunakan, yaitu forward chaining, backward chaining, dan gabungan dari kedua teknik pengendalian tersebut.

    3. Basis Data (Data Base)

    Basis data terdiri atas semua fakta yang diperlukan, dimana fakta fakta tersebut digunakan untuk memenuhi kondisi dari kaidah-kaidah dalam sistem. Basis data menyimpan semua fakta, baik fakta awal pada saat sistem mulai beroperasi, maupun fakta-fakta yang diperoleh pada saat proses penarikan kesimpulan sedang dilaksanakan. Basis data digunakan untuk menyimpan data hasil observasi dan data lain yang dibutuhkan selama pemrosesan.

    4. Antarmuka Pemakai (User Interface)

    Fasilitas ini digunakan sebagai perantara komunikasi antara pemakai.dengan komputer.

    Teknik Representasi Pengetahuan

    Representasi pengetahuan adalah suatu teknik untuk merepresentasikan basis pengetahuan yang diperoleh ke dalam suatu skema/diagram tertentu sehingga dapat diketahui relasi/keterhubungan antara suatu data dengan data yang lain. Teknik ini membantu knowledge engineer dalam memahami struktur pengetahuan yang akan dibuat sistem pakarnya. Terdapat beberapa teknik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar, yaitu

    a. Rule-Based Knowledge

    Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk fakta (facts) dan aturan (rules). Bentuk representasi ini terdiri atas premise dan kesimpulan.

    b. Frame-Based Knowledge

    Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk hirarki atau jaringan frame.

    c. Object-Based Knowledge

    Pengetahuan direpresentasikan sebagai jaringan dari obyek-obyek. Obyek adalah elemen data yang terdiri dari data dan metoda (proses).

    d. Case-Base Reasoning

    Pengetahuan direpresentasikan dalam bentuk kesimpulan kasus (cases).

    Inferencing dengan Rule : Forward dan Backward Chaining

    Inferensi dengan rules merupakan implementasi dari modus ponen, yang direfleksikan dalam mekanisme search (pencarian). Dapat pula mengecek semua rule pada knowledge base dalam arah forward maupun backward. Proses pencarian berlanjut sampai tidak ada rule yang dapat digunakan atau sampai sebuah tujuan (goal) tercapai. Ada dua metode inferencing dengan rules, yaitu forward chaining atau data-driven dan backward chaining atau goal-driven.

    a. Backward chaining

    • Menggunakan pendekatan goal-driven, dimulai dari ekspektasi apa yang diinginkan terjadi (hipotesis), kemudian mengecek pada sebab-sebab yang mendukung (ataupun kontradiktif) dari ekspektasi tersebut.

    • Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang sempit dan cukup dalam, maka gunakan backward chaining.

    b. Forward chaining

    • Forward chaining merupakan grup dari multiple inferensi yang melakukan pencarian dari suatu masalah kepada solusinya.

    • Jika klausa premis sesuai dengan situasi (bernilai TRUE), maka proses akan meng-assert konklusi.

    • Forward chaining adalah data-driven karena inferensi dimulai dengan informasi yang tersedia dan baru konklusi diperoleh.

    • Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang lebar dan tidak dalam, maka gunakan forward chaining.

    (to be continued ... heehee)

    download untuk file pdf
    Read More..